Temani Aku Berdakwah

pemudaqu

Apakah jalan ini terlalu panjang?

Sehingga membuatmu merasa payah dan meringankan amanah?

Apakah Jalan ini terlalu berliku?

Sampai – sampai kau lupa, siapa yang menantang diri dengan lantang “Firdaus Tujuanku!”

Apakah jalan ini terlalu sepi?

Hingga membuatmu menghela nafas panjang… lalu pergi?

Aku tahu kamu orang yang begitu sibuk dengan target-targetmu,

urusan pekerjaan mu, kuliah mu, keluargamu dan atau bisnismu.

Karena itulah waktumu sangat berharga,

sampai-sampai kau tak sempat membalas pesan temanmu

atau hanya sekedar melihat pesan percakapan di grup dakwahmu “dulu”.

Tidak terlintaskah pertanyaan:

“Kenapa Aku bisa ada di grup itu?”

Hai, kamu dapat salam dari amanahmu yang pernah kau sanggupi (dulu)!

Kamu perlu tahu,

bahwa Kamu pernah sebersemangat itu!

Tolehlah temanmu itu,

apakah yakin dia tidak merasa kehilanganmu?

Tak rindukah kamu dengan diskusi hangat tentang pergerakan, perubahan dan peradaban?

Ketimbang urusan pribadimu itu?

Tak sudikah kau menyapa dengan salam tulus dari hati seraya berkata:

“Apa kabar hai sahabatku? Apa ada yang bisa aku bantu..?”

———————————
Salam hangat,
F. Abdurrahman

Learning Camp Tasikmalaya

Alhamdulillah kemarin Generasi Madani Tasikmalaya telah menyelenggarakan program beasiswa intensif persiapan dan pendaftaran SBMPTN secara GRATIS!!

Learning Camp Tasikmalaya: Berani SBMPTN! . Ingin masuk PTN? Ingin lolos SBMPTN? Mau dapat bimbingan belajar buat SBMPTN? Pingin dapet beasiswa buat daftar SBMPTN? Ayo daftar Learning Camp Tasikmalaya “Berani SBMPTN!” Learning Camp Tasikmalaya merupakan rangkaian kegiatan Camp selama 1 bulan dimana kalian akan dapat Bimbingan Belajar, Pembinaan Pekanan (Mentoring), Motivation Training, Try Out SBMPTN dan sharing bersama kakak asuh. Learning Camp ini ditujukan untuk siswa kelas XII SMA/MA sederajat di Kabupaten dan Kota Tasikmalaya , yang tengah mempersiapkan diri untuk kuliah. Pendaftaran Learning Camp Tasikmalaya dibuka mulai 15 Januari – 4 Februari 2018. Syarat Peserta: 1. Siswa kelas 12 SMA/MA/sederajat di Kabupaten dan Kota Tasikmalaya 2. Beragama Islam 3. Memiliki tekad kuat untuk melanjutkan kuliah lewat SBMPTN 4. Bersedia mengikuti pembinaan selama 1 bulan . Tahap pendaftaran:. 1. Telah mendaftar secara online melalui http://bit.ly/beraniSBMPTN 2. Mengirimkan semua dokumen yang diminta secara lengkap, benar dan tepat waktu, ke email lctasikmalaya@gmail.com 3. Silakan gabung di id grup line http://bit.ly/berjuangbareng . info berkas yang perlu dikumpulkan dapat dilihat di link form online Gimana? Kamu berani buat SBMPTN dan siap menerima pembinaan belajar? BURUAN DAFTAR! FREEEEE Cp: 085322900860 (Rizkiyah Amalia) @tasikmalayabergerak @pikmahouse @marthafmtasik @tasikbersatu @tasik_futureleaders . @pemudatasik @irematsm @infotasik @php_tasik @benahi_tasik @pelajarmuslimtasik @infokajian_tasikmalaya #beraniSBMPTN #beasiswa #infobeasiswa #tasikmalaya #tasikmalayabergerak #sbmptn #snmptn #unpad #itb #jaketkuning

Sebuah kiriman dibagikan oleh Faris Abdurrahman (@faris.fatih) pada

Yap gratis, karena kita menggalang dana dari para donatur yang ingin berkontribusi memajukan pelajar yang berasal dari Tasikmalaya.

Setelah melewati seleksi administrasi, tes akademik, dan wawancara.

Terpilihlah 20 orang pelajar terbaik se kota/kabupaten Tasikmalaya.

Namun setelah berjalan beberapa hari, muncullah pengumuman SNMPTN yang menyebabkan beberapa ga lanjut pembekalan karena sudah diterima di PTN. Alhamdulillah ini daftar yang dapet:

Tuti Alawiyah: Fakultas Keperawatan – Universitas Indonesia
Yuni Fitriani: Pendidikan Matematika – Universitas Siliwangi
Puput Putuhah: Fakultas Farmasi – Universitas Jenderal Soedirman
M.Haekal Dzulfikar: Matematika – Universitas Padjadjaran
Ladia Nursyamsiah: Fakultas Keperawatan – Universitas Padjadjaran

Kemudian dilaksanakan program kurang lebih 3 pekan menginap di tempat yang telah disediakan, namun beberapa ada yang tidak diizinkan orang tua untuk menginap sehingga tidak bisa mengikuti melanjutkan programnya.

Alhamdulillah setelah pengumuman hasil SBMPTN pada 3 Juli 2018 terdapat juga peserta beasiswa LCT yang lolos masuk PTN:

Peserta LCT yang Lolos PMDK dan Ujian Mandiri:
Tania Fitriani Puspa – Teknik Industri Benih (IPB)
Aliya Ghania Mulyantari – Fakultas Kedokteran (UNISBA)

Alhamdulillah, terimakasih kepada para donatur yang telah berkontribusi dalam melancarkan kegiatan Learning Camp Tasikmalaya ini.
Semoga Allah membalas kebaikan kalian semua.

Jazakumullahu khairan katsiraan..

Salam,
Faris.

Netral adalah Tidak Netral

abstract art

“Buta terburuk adalah buta politik. Orang buta politik tak sadar bahwa biaya hidup, harga makanan, harga rumah, harga obat, semuanya bergantung keputusan politik. Dia membanggakan sikap anti politiknya, membusungkan dada da berkoar ‘Aku benci politik!’ Sungguh bodoh dia yang tak mengetahui bahwa karena dia tidak mau tahu politik akibatnya adalah pelacuran, anak terlantar, perampokan, dan yang terburuk; korupsi dan perusahaan multinasional yang menguras kekayaan negeri.”
– Bertolt Brecht (Penyair & Dramawan Jerman)

Netral

Memilih untuk tidak memilih adalah sebuah pilihan juga.
Namun bagaimana justifikasinya seorang muslim memilih untuk tidak memilih (berpihak) sedangkan untuk menjadi seorang muslim harus melakukan pernyataan  suatu bentuk keberpihakan (syahadat), bersaksi tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah rasulullah.

Bahkan seorang atheis pun yang dia menganggap diriinya tidak bertuhan sebenarnya dia menuhankan nafsunya, menuhankan emosinya, menuhankan kesenangannya.

Karena arti kata “illah” secara harfiah dalam kalimat Asyhadu alla “illah”a illallah adalah apa yang dia sembah, apa yang dia cintai, dan apa yang dia takuti.

 Keberpihakan

People say:
“Gw akademisi, males kampanye2 kaya gitu.”
“Males ah ngajak – ngajak orang lain buat milih pilihan kita, ngapain. Biar aja orang lain observe sendiri, dan memilih apa yang mereka yakini.”
“Ngapain sih dia ngomongin politik mulu.”

Wait..
Hey bro, kalo lo udah jadi akademisi atau public figure di masyarakat, lingkungan, atau sosial media lu. Yang mana banyak orang respect sama lu, orang – orang dengerin apa yang lu omongin, karena lu termasuk orang yang berpendidikan atau menjadi rujukan orang lain.
Justru keberpihakan lu tuh sangat berpengaruh banget bro!

Kalo lo ga nunjukin keberpihakan lu, orang – orang yang deket sama lu, saudara lu, temen – temen lu, dan pengikut – pengikut lu. Mereka bakalan nyari referensi dari orang lain.

Apakah lu mau orang – orang yang lu sayang tersesat / terjerumus dengan informasi yang salah? Karena mereka dapet referensi berbeda dari apa yang lo yakini, dari orang yang punya kepentingan pribadi.

Kita ambil contoh kecil:
Kitaa tau kan kalo kita bersin setelah itu sunnah nya kita mengucap tahmid (Alhamdulillah).

Sedangkan suatu hari orang yang kalian sayang ketemu orang yang memberi pemahaman bahwa: Kalo kita bersin itu disunnahkan untuk mengucap takbir(Allahu Akbar) dikarenakan bla bla bla.

Kemudian orang yang kalian sayang itu mempercayai hal tersebut, karena kebelum tahuannya dia atau karena penjelasan yang meyakinkan dari orang yang dia temui, sehingga mempraktekannya dikesehariannya.

Sampe suatu saat lo ketemu dia  dan menyaksikan sendiri apa yang dia lakukan itu adalah sebuah kesalahan.

Apa yang akan lo lakukan?

Tentunya kalo dia adalah orang yang lo sayang, lo bakalan ngasih tau bahwa kaya gitu tuh salah dan ngasih tau yang bener, yakan?

Nah, itulah yang dilakukan gw  dan mungkin orang – orang disekitar lu lakukan kenapa mengkampanyekan pilihan pribadinya, karena kita ga mau orang yang kita sayang memilih pilihan salah, atau dijerumuskan oleh orang yang mempunyai kepentingan khusus.

“Ah, toh kan nanti siapapun yang terpilih berarti itulah yang Allah takdirkan, jadi ga ada yang namanya salah pilih.”

Manusia tidak akan berdosa atau dihisab bahkan tidak akan disiksa terhadap sesuatu yang dia tidak memiliki pilihan didalamnya, seperti lupa, dipaksa atau keadaan darurat, sebagaimana sabda Rasulullah saw,”Sesungguhnya Allah swt telah membebaskan umatku karena keliru, lupa dan mereka yang dipaksa.” (HR. Ibnu Majah dan Baihaqi) (Disarikan dari buku Jawaban Tuntas Masalah Taqdir, DR. Abdullah Nashih ‘Ulwan)

Umpanya adalah orang yang bunuh diri dan orang yang meninggal karena sakit.
Fiqih lengkap dan perumpaan lainnya bisa dicek disini.

Intinya, setiap amalan perbuatan yang dilakukan maka ia bertanggung jawab atas perbuatannya tersebut.

Allah tidak akan bertanya apakah pilihan kita menang atau kalah, namun yang Allah lihat adalah keberpihakan kita ada di pihak Allah atau tidak.

Seperti pada kisah keberpihakan cicak dan burung pipit ketika Raja Nambrud membakar Nabi Ibrahim alaihissalam, burung pipit dengan paruhnya yang kecil bulak balik mencoba memadamkan api yang membakar.
Namun si cicak menertawakannya dan dengan mulutnya yang sama kecilnya dia ikut meniupi api yang berkobar.
Hingga Allah perintahkan api yang menjadi dingin sehingga tidak membakar Nabi Ibrahim alaihissalam.

Jika kita cermati air dari paruh burung pipit dan tiupan dari mulut cicak, tidak akan berpengaruh besar terhadap api yang tengah berkobar bukan?

Momen pilkada ini menjadi menarik ketika kita diperlihatkan keberpihakan orang – orang di lingkungan kita yang kadang ada yang berbeda, menjadi ujian keimanan kita apakah kita sudah sampai pada tingkatan mengajak, atau baru pada tingkatan menunjukan keberpihakan pribadi kita.

Saya pribadi mengajak kepada pembaca, untuk coba untuk berani meniatkan karena Allah menunjukan keberpihakan kita, karena siapa tahu kita menjadi referensi seseorang untuk menentukan pilihannya.

Salam,
Faris.

Bahagia itu Melihat Orang Lain Bahagia

Kadang aku lupa, sangat beruntungnya aku dengan dengan terlahir beragama Islam, di negara Indonesia, provinsi Jawa Barat.

Lingkungan yang sangat ideal untuk beribadah dan bermu’amalah.

Ilmu pengetahuan dan informasi yang mudah didapat dengan sentuhan jari.

Tempat ibadah yang hanya cukup dengan jalan kaki.

Rumah singgah yang aman lagi nyaman dan tercukupi.

Nelayan yang menyebrangkan kami ke Pulau Bokori, Sulawesi

Maka nikmat manakah yang kamu dustakan?
Sedangkan Allah telah menjanjikan akan ditambahkan nikmat kita jika bersyukur [Ibrahim:7]

Saya pribadi mengajak teman2 mendo’akan saudara2 kita sesama muslim di seluruh penjuru dunia sebagai bentuk rasa syukur di sela waktu ibadahnya.
Terutama untuk muslim di #Turkey yg sedang diberikan ujian, juga Palestine, Mesir, Syria, dan semuanya.

16 Juli 2016

Crowdfunding Pengobatan Anak Penderita Hidrocefalus

Bismillah..
Alhamdulillah, the power of jempol.
Berkat pertolongan Allah dan bantuan temen2 semua yang turut menyebarkan info penggalangan dana ini. .
Pada hari Jum’at tanggal 10 November 2017 terhitung 4 hari dari kami memulai penggalangan dana kemarin kami ditelfon pihak BPJS Kab.Tasikmalaya, bahwasannya mereka dapet informasi kabar tentang Sindi lewat media, lalu menanyakan kondisi dan tempat tinggalnya.

Selang sekitar 2 pekan tepatnya Senin 21 November 2017, kami menghubungi kembali rekan dari BPJS menanyakan proses bantuan dari pihak mereka, dan alhamdulillah kabar gembira tagihan Sindi beserta keluarga telah dilunasi dari penggalangan internal rekan2 karyawan BPJS Kab.Tasikmalaya. Terimakasih banyak BPJS Kab.Tasikmaloaya (Pak Haryanto ,dkk).

Mulai saat itu, Sindi sudah bisa berobat kembali. Jadi kami sedikit tenang dan tidak perlu intens lagi untuk publikasi penggalangan dana.

Namun saat kami temui 2 Januari 2018, beliau belum pernah melakukan pengobatan lagi dikarenakan takut dimarahi karena sudah lama ga pernah berobat, dan takut akan biaya2 tambahan, dengan demikian kami GMT insyaAllah mendatang berencana akan mengantar pengobatan Sindi.

Pengobatan penyakit Hidrocefalus adalah proses berkesinambungan, namun selama masa pengobatan dan jikapun diperlukan tindakan operasi, biayanya akan ditangani BPJS. ​Sehingga dari situ kami tidak perlu intens lagi untuk melakukan publikasi penggalangan dana​​.

Kami Informasikan juga, penggalangan dana melalui kitabisa.com sekarang terkumpul Rp1.557.538 (belum biaya admin 5%) ditambah donasi langsung ke pihak kami sebesar Rp700.000 total Rp2.179.668

Terakhir kunjungan kami perwakilan dari Generasi Madani Tasikmalaya (GMT) pada 2Januari 2018 ke kediaman (kontrakan) keluarga Sindi di Kiara kuda Ciawi Tasikmalaya, setelah diskusi InsyaAllah dana yang terkumpul akan digunakan untuk modal usaha menstabilkan ekonomi keluarga Sindi yang akan didampingi oleh Dept. Sekolah Entrepreneur GMT @tasikmalayabergerak.

Indahnya saling berbagi, membuat hidup kita sedikit lebih berarti.
Salam berbagi.
CP: 082276555592 (Faris Abdurrahman)
——————————-
——————————-
Fb: Generasi Madani Tasikmalaya
Ig: @tasikmalayabergerak
Web: www.gmt.or.id
#tasikmalayabergerak #gmtbersemangat #generasimadanitasikmalaya #tasikmalaya #visittasikmalaya

Ghodul Bashar (GB)

menundukkan pandangan

Ketika lawan bicaramu tak menatap bola matamu, jangan tersinggung.

Dia bukan tidak menghormatimu, dia hanya menjaga dari kekhawatirannya.

Dia biasanya menyibukkan dengan benda – benda dan aktifitas disekitarnya.

Tapi dia tetap mendengarkanmu, jangan khawatir lanjukan informasi yang hendak kau sampaikan.

Komunikasi tetap berjalan dua arah, walau tanpa mimik, kau bisa perjelas dengan diksi dan intonasi.

Bahkan ketika kau hanya melalui nya, dia sebetulnya sadar akan keberadaanmu melalui instuisinya dengan naluri yang sedang berperang untuk bertahan untuk tidak menolehmu.
.
———————————
.
Pada saat itu aku tersadar, aku sedang berkomunikasi dengan orang yang menjaga pandangannya.

Terimakasih menjadi pengingatku, satu dua patah perkataanku yang kau jawab dengan non-vertikal dari sudut pandangku.

Semoga kita dikuatkan menghadapi tantangan untuk Ghodul Bashar di Dunia Nyata dan Dunia Maya.

Kamu tak sepenting seperti apa yang kamu kira.

Refleksi di awal tahun 2018, di era digital. Kita sering kali berkutat dengan satu benda yaitu ponsel pintar (smartphone), bagaimana tidak? Dengan satu benda ini kita bisa mendapatkan ilmu, hiburan, informasi, beli makanan, pesan transportasi, dan bahkan bisa menghasilkan uang.

Namun sadar ataupun tidak, kita seringkali dibuat lalai dengan satu benda ini. Lalai dengan tugas kita, kewajiban kita ataupun hak – hak orang disekeliling kita.

Benda ini memang menyedot fokus kita, tak sering kita dibuat tuli tidak mendengarkan orang lain yang berbicara kepada kita, atau melakukan tindakan spontan tanpa sadar.

“Aku sibuk!”
“Tar dulu.”
“Nanti.”
“Iya.”

Bodoh, tertipu aku.
Apa yang aku lakukan? Aku membentak dan menelantarkan orang – orang disekitarku.
Mereka yang akan menjadi relawan untuk mengantarkanku ke liang lahat saat aku meninggal kelak, bukan follower2 instagramku atau teman facebookku.

Tidak usah khawatir akan perusahaan atau organisasimu, ketika kau mati mereka akan cari pengganti baru posisimu dan akan berjalan kembali seperti biasa tidak lama setelah kau tak ada.

Tidak usah khawatir akan hartamu, keluargamu akan mewariskan kepada keturunanmu atau mensedekahkan kepada yang membutuhkan atau yatim piatu.

Tidak usah terlalu khawatir akan keluargamu, mungkin mereka akan bersedih sangat dalam 1 – 3 hari, sepekan atau beberapa bulan, tapi hidup harus terus berjalan. Satu bulan, satu tahun, satu dekade, jasa mu akan dikenang, lalu terlupakan. Bagaimanapun mereka harus tetap melanjutkan hidup dengan senang  dan kebahagiaan.

Khawatirlah ketika diberi tubuh sehat dan waktu luang tidak kita manfaatkan sebaik mungkin.
Ya, SEHAT dan WAKTU LUANG. Sering kali kita lupakan.
Khawatirlah meninggalkan generasi yang LEMAH, lemah iman, lemah fisik dan lemah ekonomi.
Khawatirlah ketika usia semakin tua, namun amalan ibadah masih begitu – begitu saja, bahkan masih sering tergelincir dosa.

Source: random post facebook


Kamu tidak sepenting seperti apa yang kamu pikirkan, ketika kamu tidak terkoneksi dengan media sosial, sulit dihubungi menggunakan pesan instan, kolegamu akan segera MENELFON ke nomer ponselmu! Jika memang dalam keadaan penting.

Jangan terperangkap dengan dunia maya. Hidup ini terlalu singkat untuk terus menunduk terpaku layar datar hiburan dan informasi sentuhan jari, tegakkan kepalamu sapa orang disampingmu dan tetanggamu!

Membangun PT untuk Startup Secara Ekonomis Part 1

Sempat kesempatan lalu saya mengikuti tes untuk melanjutkan studi D3 Ke S1 di Universitas Indonesia namun sayangnya belum berkesempatan untuk diterima pada kala tahun itu 2016, sempat berkecil hati karena pada saat itu saya sudah berupaya semaksimal mungkin, dan menggalang do’a kepada teman dan saudara. Mungkin do’a yang telah dikabul oleh Allah adalah semoga dapat yang terbaik, ya kebanyakan rekan saya berkonotasi seperti itu do’anya. Ternyata rencana Allah memang terbaik, dengan tidak diterimanya saya untuk melanjutkan kuliah, saya bisa mengikuti program lain yang sebelumnya saya sudah terima yaitu Founder Institute, sebuah short-course program untuk membuat suatu startup dengan kurikulum standard international. Ada hal menarik disana yaitu kita harus benar-benar me-launching sebuah perusahaan berbadan hukum, ya sebuah PT.

Pada awalnya saya tidak ingin lagi terjun ke dunia startup namun karena sebelumnya ada perlombaan membuat business plan dengan hadiah menggiurkan yaitu 100jt pada JCW Best Business Plan Competition 2016, saya pun bersemangat untuk ikut namun sayangnya tidak sampai lolos 10 besar, kami hanya sampai 50 besar.

Ide dari bisplan inilah yang saya submit untuk ikut FI, dan berkolaborasi dengan sesama peserta FI sehingga terbentuklah PT. Guruloka Edukasi Teknologi

Mendirikan sebuah badan hukum perusahaan startup tidak begitu sulit, dan tidak memerlukan banyak modal.
Saya ingin share pengalaman ini, karena ternyata beberapa kesempatan lalu teman saya melakukan hal yang sama, yaitu membuat PT namun dengan
anggaran yang jauh berbeda, yaitu hingga 23jt.

Hal yang harus kalian persiapkan adalah:

Lokasi alamat perusahaan: Gunakan sewa virtual office. Kala itu saya menggunakan virtual office di daerah kuningan.
Notaris: Gunakan saja notaris yang terdekat dilingkungan Anda, tapi sangat direkomendasikan notaris sudah pernah menangani perusahaan startup. Kala itu saya menggunakan jasa dari sebuah startup bernama Prolegal.id
Team: namanya juga perusahaan kata jamak dari usaha, otomatis kamu harus punya tim yang punya satu visi dengan kamu. Kala itu saya berpartner dengan peserta FI juga dan temannya yg non-FI. Secara ilmu bisnis partner disarankan jangan dengan teman atau keluarga, karena akan terlibat kontak perasaan karena business is business no heart feeling.
Modal: Untuk bayar VO dan notaris 3,6 dan 3 minimal 7jt dibagi banyak anggota direksi.

Langkah Pertama adalah masing2 direksi dipastikan memiliki ktp dan npwp.
KTP pasti udah pada punya, nah mungkin npwp yang sebagian pada belum punya,
pembuatan npwp itu sepenuhnya GRATIS, cara pembuatannya pun cukup mudah,
cukup registrasi online menggunakan data diri sesuai ktp, dan nanti npwp akan dikirim ke alamat sesuai yang tertera di ktp.

Berikutnya, kamu harus mempersiapkan pembagian presentasi masing – masing para pemegang saham.
Disini pasti hal yang sensitif, pasti akan terjadi diskusi hangat saling mengutarakan kepentingan posisi satu sama lain,
namun disinilah seni dalam perusahaan semakin kita berargumen akan menjadi lebih solid.
Jadi pastikan semua mendapat porsi yang sesuai, untuk mengecek persentase saham yang berhak kita dapatkan
bisa dicoba tools startupcofounder.com

Selanjutnya, sebelum menemui notaris alangkah baiknya minta draft akta pendirian nya terlebih dahulu via email,
supaya jika terjadi kesalahan langsung bisa kamu koreksi. jadi ketika bertemu bisa langsung ditandatangani.
Periksa setiap detail informasi dan pernyataannya kalimat – kalimatnya, disini kamu akan belajar banyak
menemukan istilah – istilah baru, dan kebijakan – kebijakan apa yang berhak dilakukan dan bagaimana
keberlangsungan sebuah perseroan berjalan.

Dan kemudian, setelah data sesuai. Jadwalkan pertemuan dengan notaris atau agen yang membantu anda untuk pelegalan untuk penandatanganan akta.
Kemudian Anda harus menunggu beberapa hari setelah penandatanganan hingga terbit SK Menkunham.

Nanti kita akan bahas bagaimana pembuatan Surat Keterangan Domisili dan Nomor Pokok Wajib Pajak pada artikel berikutnya, sampai ketemu lagi.

Salam,
Faris Abdurrahman.

Bantu Kembalikan Senyuman Sindi Melawan Hidrosefalus

Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakaatuh. Perkenalkan saya Faris Abdurrahman, selaku Ketua Umum Generasi Madani Tasikmalaya (GMT) mengajak Anda untuk turut berperan membantu meringankan hidup keluarga ibu Rohmah yang anaknya menderita penyakit hidrosefalus.

Berikut video wawancara khusus yang dilakukan Anggota kami Agus Misbachudin, terhadap orang tua penderita pada tanggal 4 November klik disini

Berikut kisahnya:

​Sindi teridentifikasi menderita Hidrosefalus sejak usia enam bulan, dan pernah melakukan operasi Ventriculoperitoneal shunt (VP shunt) pertama kali pada usia sembilan bulan untuk pemasangan alat kesehatan pada kepalanya berupa selang kecil halus untuk melepaskan tekanan dalam otak dan mengalirkan kelebihan cairan serebrospinal (CSF) dari kepalanya, yang menyebabkan perluasan ruang dalam otak (ventrikel) menjadi sangat cepat, sehingga memicu tekanan yang tak semestinya. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat berujung pada kerusakan otak.

b10c618efcf668201a0d0b833ceaa08e5bd54493

Ibunda dari Sindi Aulia kerap kali terlihat berjualan makanan rempeyek di sekitaran Masjid dekat sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Ciawi bersama anak bungsu nya yang terjangkit penyakit Hidrosefalus untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari – hari, walaupun harus rela berjalan kaki sejauh ratusan meter dari rumahnya di Kp. Kiara Kuda.

Tidak seperti anak seusianya, Sindi yang sekarang menginjak usia empat setengah tahun, Sindi masih perlu bantuan tangan ibu nya untuk makan, masih memerlukan gendongan ibu nya untuk berjalan, dan menggunakan isyaratnya sendiri untuk berkomunikasi.

Istilah hidrosefalus berasal dari bahasa Yunani “hydro” yang berarti air dan “cephalus” yang berarti kepala, merupakan kondisi dengan ciri utama akumulasi cairan yang berlebihan di otak.

Pemicu hidrosefalus pada bayi belum diketahui dengan jelas, tetapi secara umum dapat disebabkan oleh cacat genetik, perdarahan pada janin sebelum kelahiran, infeksi pada ibu seperti toksoplasma atau sifilis, atau cacat lahir seperti spina bifida.

Terapi hidrosefalus sebaiknya dilakukan sebelum bayi berumur 4 bulan untuk mengurangi risiko kerusakan otak.

Tujuan utama pengobatan penyakit ini adalah mengurangi jumlah cairan di otak. Biasanya dokter akan menempatkan selang fleksibel yang disebut shunt, ke otak untuk mengeringkan cairan.

Shunt tersebut akan membawa cairan ke bagian tubuh lain, biasanya perut atau jantung, agar cairan itu dapat diserap.

Shunt tersebut selanjutnya akan diganti seiring pertumbuhan untuk menyesuaikan dengan badan mereka yang makin besar. Diperkirakan sebanyak dua kali prosedur pemasangan shunt akan dilakukan pada anak-anak sebelum mereka menginjak usia 10 tahun.

Sumber:

https://id.wikipedia.org/wiki/Hidrosefalus

https://www.docdoc.com/id/info/procedure/ventricul…

Namun karena terkendala biaya, hingga sekarang Sindi belum lagi melakukan control/checkup selama kurang lebih 3 tahun setelah operasi pertamanya, padahal seharusnya saran dokter dilakukan minimal 1 bulan sekali atau maksimal 3 bulan sekali.

71a44f3ed69cb4abef51e46845f1ddc0c1fa7eb2

Hal otomatis, tagihan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan milik Sindi yang setiap bulan pun tak sanggup Ibu Rohmah lunasi. Sehingga sampai sekarang kurang lebih selama 3 tahun tagihannya menunggak, dan hal wajib untuk bisa menggunakan kembali BPJS tersebut adalah melunasi tagihan sebelumnya.

Kedua orang tua Sindi yaitu Ibu Siti Rohmah (35 tahun) dan Bapak Wawan (39 tahun), memiliki 3 anak. Suami Ibu Rohmah ini bekerja sebagai Office Boy (OB) di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan Islamiyah di Ciawi Kabupaten Tasikmalaya.

Penghasilan yang pas-pasan untuk menyambung hidup dan membiayai ketiga anaknya saja sudah bersyukur, namun hal itu menjadi kendala dalam proses penyembuhan anaknya Sindi, apalagi mengingat satu kali operasi Sindi mencapai 35 juta untuk satu kali operasi tanpa BPJS Kesehatan.

Generasi Madani Tasikmalaya (GMT) berinisiatif menggalang dukungan dari publik melalui Kitabisa.com untuk membantu Ibu Siti Rohmah dalam pengobatan anaknya yang menderita hidrosefalus .

Donasi yang terkumpul nantinya akan disalurkan GMT kepada Ibu Siti Rohmah, dengan harapan dapat membantu keluarga Sindi untuk bisa meringankan hidupnya, minimal dengan melunasi tagihan BPJS nya Sindi, agar Ibu Siti dapat melakukan kontrol kesehatan Sindi, memastikan kondisi shunt nya tidak infeksi atau terjadi hal yang tidak diinginkan.

Kemudian kami ingin membuatkan sebuah warung / gerobak usaha untuk kestabilan ekonomi keluarga Ibu Rohmah supaya bisa memaksimalkan usahanya dalam berdagang agar lebih mandiri yang InsyaAllah akan kami bantu dampingi dalam proses pengembangan usahanya.

CARA BERDONASI:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”

2. Masukan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit

Kami juga mengajak Anda untuk menceritakan kisah ini kepada orang baik lainnya dan menyebarkan kampanye ini.

InsyaAllah kami akan mengupdate perkembangan penyaluran donasi ini secara berkala di link ini dan media sosial kami, jika Anda ingin bertanya lebih lanjut bisa hubungi di media kami:

Generasi Madani Tasikmalaya

Alamat : Jl. Al-Fath No.57, Kp. Leles Kidul, RT 04 / RW07 Ciawi, Tasikmalaya 46156

SMS/WA/Telegram : 0822.7655.5592 (Faris Abdurrahman)

Instagram: @TasikmalayaBergerak

Facebook: Generasi Madani Tasikmalaya

Website: www.gmt.or.id

Terimakasih Banyak atas bantuannya, Saya yakin bahwa Anda adalah salah satu orang baik yang mengembalikan senyumnya Sindi.

9b97995751348947220400c719acdb74a7994c85

Salam berbagi,

Faris Abdurrahman.
#TasikmalayaBergerak

Belajar di Founder Institute

Assalamu’alaikum wr. wb.
Kamu tertarik membuat startup?
Ya, sama. Hal nya kami juga mempunyai ambisi membangun sebuah perusahaan teknologi yang menyelasaikan masalah
di masyarakat dengan inovasi dan kreatifitas bisnis dalam suatu sistem.
Founder Institute (FI) adalah short-course program yang berpusat di Silicon Valley (USA), membantu para
inovator merealisasikan inovasi startupnya dengan support mentor ternama di wilayahnya dan kucuran
dana investasi bagi yang berhasil melewati berbagai tahapan validasi bisnis.

FI Jakarta Summer saya dapatkan informasinya ketika menghadiri salah satu event startup di eventbrite.com,
yaitu tentang introduction startup worldcup, disana saya bertemu dengan salah satu alumni batch sebelumnya
yaitu Mas Yohanes Ari beliau CEO dari hoostia.com, beliau memaparkan bagaimana bermanfaatnya FI terhadap
pengalamannya di dunia startup, dan beliau tidak berbohong jika Founder Institute itu tough.

Dimana setiap minggunya akan mendapatkan tugas mingguan (weekly assignment) yang memakan waktu kerja 18 – 25 hours.
Mostly peserta yang bergabung adalah mereka karyawan yang ingin bertransisi menjadi entrepreneur.
Tapi tak luput juga para entrepreneur yang ingin mengepakkan sayapnya lebih lebar dengan network di founder institute.

Program Founder Institute berlangsung kurang lebih 4 bulan dengan pertemuan normalnya 1x perminggu, kala itu
dilaksanakan di Wisma Barito, Slipi.
Diluar pertemuan reguler, para peserta akan diwajibkan melakukan 2 weekly meeting dengan peer group minimal 1 x tatap muka
dan 1x bisa via telecoference atau video call.

Program ini berbayar ($550) dan seleksi (50$), dimana pada tahap seleksi kamu harus menyiapkan ide yang ingin kamu kembangkan,
dan menjawab beberapa rangkaian pertanyaan psikotes, dan tentunya jawabannya yang kamu sampaikan harus berbahasa inggris
karena pertanyaannya juga b.inggris

Pada saat itu saya berkesempatan untuk mengikuti tes tanpa berbayar, karena dalam waktu yang ditentukan (early bird).
Kemudian untuk biaya programnya pun alhamdulillah saya disponsori tempat saya bekerja.

FI pun memberikan garansi 100% fully refund untuk 2 minggu pertama dalam artian kita bisa mengikuti 2 sesi pertama,
Pada saat itu kita bisa mengikuti sesi pertama Orientation dan sesi kedua Vision and Idea.

Dan luar biasa, peserta sangat antusias. Saya berada di tengah – tengah orang orang hebat yang memiliki visi yang sama
yaitu menjadi seorang entrepreneur, ini adalah salah satu FI berani mengeluarkan statement 80% succes rate after graduate,
karena kita dikelilingi orang-orang yang positif.

Peserta yang terdaftar kala itu kurang lebih 80 orang dari seluruh Indonesia dan ada pula orang thailand,
jadi untuk penyampaian materinya pun menggunakan b.inggris, disini kita dibiasakan untuk menggunakan b.inggris karena mentor2 nya pun
ada yang import dari india dan USA tapi mungkin sudah lama di Indonesia jadi sudah fasih juga berbahasa indonesia.

Untuk fase awal FI mengharuskan meringkas ide bisnis kita dalam 1 menit pitching.
Singkat cerita saya memutuskan untuk lanjut setelah 2 sesi, dengan tidak merefund dana pendaftaran.

Ide yang dulu saya usung adalah GOOROO sebuah Startup bidang pendidikan, platform mobile apps yang membantu siswa menemukan tutor berdasarkan dari lokasi, biaya dan
latar belakang terbaik.

Nanti insyaAllah saya akan share apa materi apa saja yang didapat dari Founder Institute, stay connected ya.